Nelayan Desa Sukorejo Kecamatan Kebomas resah, mulai Rabo (17/9) dini hari para nelayan ini melihat banyak ikat mati mengapung di Kali Lamong.
Para nelayan ini khawatir pendapatannya dari mencari ikan di Kali Lamong berkurang. Sebeb biasanya kalau ikan mati seperti ini mereka tidak dapat tangkapan ikan selama 3 bulan.
Yunus, warga Desa Sukorejo RT 03 RW 02 menyatakan kejadian ini dalam setahun bisa mencapai 10 kali, biasanya jika ikan menggelapar tiga bulan tangkapan sepi.
“jelang idul fitri tangkapan jelas nggak ada harena ikannya mati, bisa-bisa tidak ikut lebaran mas,” ujar Yunus saat di temui di balai nelayan desa.
Menurut Kades Sukorejo Fatkur Rahman, setelah ditelusuri asal limbah yang mematikan ikan-ikan seperti ikan Kakap, Keting dan ikan Dukang diduga dari buangan limbah pipa TPA Benowo Surabaya.(st)











