Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudoyono di Gresik, disambut aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Aksi ini berakhir ricuh karena dibubarkan Polisi dengan paksa.
Aksi demo sekitar 50 mahasiswa dimulai dengan menggelar longmarch dari jalan Usman Sadar menuju Perlimaan PT Petrokimia yang masuk katagori ring satu. Awalnya aksi ini dibiarkan oleh aparat yang berjaga, tetapi aksi yang dilakukan tepat dipintu masuk PT Petrokimia sebelah Timur ini waktunya mendekati kedatangan Presiden SBY, Polisi langsung menghalau mereka dengan merangseg kea rah mahasiswa.
Mendapat desakan Polisi, para mahasisa ini tidak berdaya, mereka diringkus dan diamankan di Mapolres Gresik untuk dimintai keterangan.
Aksi mahasiswa sendiri sebenarnya tidak mengantongi izin dari kepolisian, sehingga Polisi berhak membubarkan aksi mereka.
Pada aksi demonya, dua korlap aksi yakni Dahlan dan Qidir, mengatakan PMII menolak kedatangan SBY di Gresik karena dianggap tidak mampu mengendalikan harga kebutuhan bahan pokok sdan bahan baker minyak. Para mahasiswa ini juga memintra SBY untuk menasionalisasi asset yang kini telah dikuasai asing.(tk)











